| Seorang anak memutuskan suatu cara cepat untuk belajar. Ia akan mengurung dirinya selama sebulan di kamar untuk belajar. Setelah itu, ia akan punya waktu banyak untuk bersenang - senang dan bermain saja, sepanjang tahun. |
| Sebelum ia melakukan niatnya, ibunya yang bijaksana menasihati. |
| “Nak, makanlah semua nasi untuk seminggu ini dalam sehari, sehingga ibu tak perlu lagi masak selama seminggu. Jadi, ibu cuma perlu masak sehari. Akan mengurangi beban ibu”. |
| Anak itupun tersadar dan belajar. |
| Kita tidak bisa memaksakan segala sesuatu secara instan, semuanya dalam waktu sekejab. Apalagi untuk sesuatu yang membutuhkan proses. |
| Sayangnya, kita berada di antara generasi yang ingin serba instan. Instan menjadi terkenal, instan menjadi manager, instan menjadi kaya raya, instan sukses. Bukannya tidak mungkin hal tersebut diraih. Tetapi, hasilnya menjadi tidak wajar, tidak normal, tidak sehat dan terkadang juga tidak langgeng. |