Pages

Kelola Usaha Anda Secara Utuh dan Prima!



Banyak hal yang perlu menjadi perhatian pelaku usaha, terutama dalam tahap-tahap awal merencanakan atau memulai usahanya. Jika kita merujuk pada konsep-konsep manajemen, paling tidak ada empat aspek yang penting untuk dikelola dalam menjalankan usaha, yaitu :

(1) pemasaran,
(2) operasional dan layanan, 
(3) keuangan, dan 
(4) sumber daya manusia. 

Aspek-aspek lain seperti teknologi informasi, penelitian dan pengembangan, serta hukum tentunya juga harus bisa memberi dukungan yang optimal.

Bicara mengenai pemasaran, secara mudah kita maknai saja pemasaran sebagai upaya-upaya untuk mengembangkan konsep produk maupun layanan bagi pelanggan serta mengkomunikasikannya kepada pelanggan agar dapat mendorong realisasi penjualan atau transaksi. Pastikan produk atau layanan Anda mampu memberikan ”value” bagi pelanggan, yang artinya produk atau layanan Anda dapat memberi manfaat-manfaat yang dirasakan sesuai atau bahkan lebih daripada harga yang dibayarkan oleh pelanggan. 

Tentunya, manfaat-manfaat yang Anda ciptakan harus sesuai dengan kebutuhan atau harapan pelanggan Anda, sehingga mempelajari dan memahami kebutuhan dan harapan pelanggan adalah langkah pertama yang mutlak harus dilakukan dalam memulai usaha. Misalnya, jika ada pelanggan yang menginginkan sepatu yang anti air, bagaimana Anda merancangnya? Atau, jika ada pelanggan yang ingin mendengarkan musik keroncong di dalam taksi, bagaimana Anda bisa memenuhinya? Jangan lupa, produk atau layanan Anda harus dikomunikasikan kepada pelanggan, sehingga mereka mengetahui manfaat-manfaat serta harga yang Anda tawarkan. Komunikasi kepada pelanggan bisa dilakukan melalui promosi melalui berbagai media atau upaya pendekatan yang dilakukan oleh tenaga penjualan (sales) Anda.

Selain menarik calon pelanggan untuk mau bertransaksi dengan Anda, apa lagi yang perlu Anda perhatikan? Bagi Anda yang memasarkan barang, pastikan Anda merencanakan dan mengelola kegiatan operasional atau produksi yang menjamin mutu produk agar sesuai standar yang diharapkan, sehingga ketika digunakan atau dikonsumsi oleh pelanggan tidak mengecewakan. Selain menjamin mutu produk yang baik, proses operasi juga harus efisien, artinya bisa dilakukan dengan biaya yang rendah dan terkendali. Beberapa hal yang bisa mendorong efisiensi di antaranya menghindari pemborosan bahan baku, menghindari keteledoran produksi, dan mengurangi jumlah produk yang rusak atau cacat.

Bagi Anda yang menawarkan layanan bagi pelanggan Anda, pastikan sumber daya manusia, proses-proses layanan maupun unsur-unsur fisik yang terkait bisa menjamin pelanggan Anda mendapatkan kebutuhannya disertai pengalaman dan kesan yang positif, misalnya mudah, cepat, nyaman, ramah dan aman. Layanan bukan hanya sekadar senyum dan bersikap ramah kepada pelanggan, tapi lebih luas daripada itu. Melayani pelanggan sebenarnya juga harus oleh Anda yang memproduksi dan menjual barang. Contohnya, produsen mobil harus memastikan bahwa calon pelanggan yang datang ke showroom dilayani dengan ramah dan informatif, atau restoran yang menjual menu yang sangat enak pun harus melayani pelanggannya dengan baik agar dapat melakukan order, menunggu, bersantap, dan membayar dengan cara yang mudah dan nyaman. Jadi, melayani pelanggan secara prima adalah suatu keharusan dalam apapun bentuk usaha Anda.

Ketika kita melayani pelanggan, pastikan mereka mendapatkan produk atau manfaat yang mereka butuhkan, pastikan mereka bisa bertransaksi dengan proses atau cara yang mudah dan nyaman, serta pastikan mereka mendapatkan keramahan dan bantuan saat berinteraksi dengan Anda atau karyawan Anda. Jika Anda bisa memastikan ketiga hal di atas, pelanggan tentunya akan mendapatkan kepuasan dan terdorong untuk menjadi loyal atau setia menjadi pelanggan Anda.

Selain memasarkan secara efektif serta melayani pelanggan secara prima, Anda juga harus mengelola keuangan usaha Anda dengan baik. Pastikan Anda selalu memiliki catatan atau bukti terkait uang masuk dan keluar. Pastikan juga Anda memiliki cara dan kedisiplinan yang baik untuk mengontrol arus uang dengan cermat, jangan sampai ada lubang-lubang kebocoran. Jangan lupa, pisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi atau keluarga. Hindari pemakaian uang usaha untuk kepentingan pribadi, kecuali sejumlah uang yang memang Anda ambil sebagai gaji Anda.

Anda tidak dapat melakukan usaha Anda sendirian tanpa bantuan orang lain. Pastikan Anda didukung oleh orang-orang yang mempunyai integritas dan kejujuran, sikap yang mengutamakan pentingnya pelanggan dan kerja sama tim, serta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang baik. Bangun rasa saling percaya dan komunikasi antara Anda dan semua karyawan, serta doronglah munculnya ide-ide untuk perbaikan usaha Anda. Hargai orang-orang yang membantu Anda secara finansial maupun psikologis. Sekadar ucapan terima kasih dan tepukan di bahu karyawan yang Anda berikan bisa sangat berarti untuk membangun sikap positif karyawan Anda. Arahkan dan dukunglah orang-orang Anda agar terus berkembang sejalan dengan berkembangnya usaha Anda.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...